kok hari gini ada orang yang sepertimu?

tiba-tiba engkau datang begitu saja seperti debu
yang tak peduli masuk dan hinggap dihidupku
menawarkan cinta dan seikat kembang harapan
jujur aku bingung dan heran
kok hari gini ada orang yang sepertimu?
mengapa kau tak memahami kebersamaan ini?
semua yang tak pernah kita cari, tak jua pernah bermimpi
datang sendiri membentuk sebuah arti
yang kita juga tak mengerti
aku hanya teringat masa lalu yang pahit
aku khawatir terjadi hal buruk lagi
maafkan aku, aku menyesal kamu tidak percaya
bahwa pernah ada masa aku baik sekali
aku menyesal kamu baru melihatku
pada saat aku telah berubah jadi menyedihkan

Terima kasih...

Dia itu orang yang aku sukai, karena itu dia terlihat begitu indah. Pertemuan terus berlangsung, meski waktu yang kulewati bersamamu baru sebentar, tapi rasanya tidak demikian. Aku suka sekali padamu. Jika kau tertawa aku pun ikut senang. Jika kau bahagia aku pun ikut bahagia. Aku ingin terus melihat senyuman itu. Aku ingin jadi orang yang selalu didekatmu. Aku harap kau tidak pernah meninggalkanku. Karena kau selalu memperhatikanku, kalo melihatmu aku jadi semangat, aku bahagia sekali, tidak ada orang lain yang kucintai sedalam ini. Selamanya aku ingin berada disampingnya, aku tidak ingin menghilangkan waktu bersama denganmu. Karena kau selalu ada, kau mungkin tidak menyadarinya saat kau tidak disampingku, aku selalu menghawatirkanmu. Aku selalu memperhatikanmu, selalu. Aku selalu berpikir itu hal yang wajar. Mulai sekarang pun hanya kau yang kulihat ditempat yang paling dekat denganmu.. Dimasa depan nantipun, kami akan bersama-sama. Aku percaya, ada hal yang selamanya tidak berubah.

jan08


tak ada seorangpun yang ingin rasakan sakit hati, saya juga tidak pernah mau merasakannya, tapi kenapa justru saya yang menciptakannya untuk diriku sendiri, terlebih-lebih dirinya. maaf, mungkin saya telah merampas kebahagiaanmu, tapi saya janji akan mengakhiri semua. saya juga tidak ingin yang seperti ini dan saya benar-benar harus pergi dari keadaan ini, saya tidak mau terlalu dalam menyakiti perasaanku, perasaanmu juga perasaannya. karena pada akhirnya, sayalah orang yang benar-benar merasa terluka. diantara kamu dan dia ada sebuah ikatan, sejauh manapun dia pergi, pasti dia akan kembali kekamu. yakin. pasti.

salah siapa?

saya bingung harus bagaimana?
sementara hatiku terus menolak kehadiran dirinya
bukan tak menyukainya
tapi seseorang telah mengisi hati ini
meski dirimu telah jauh dariku
nyatanya dirimu tetap bermukim di hatiku
kecintaanku kepada dirimu semakin hari tak pernah berkurang
sebaliknya semakin parah
tidak adil..sangat tidak adil untuknya, untukmu dan untukku
dirinya bilang sayang pada diriku
tak ingin kehilangan diriku
sangat butuhkan diriku
dan semua telah kau persembahkan untukku
sementara hatiku tak bisa menerimanya
apalagi membalasnya
ini salah siapa?
sebisa mungkin diriku merelakan kepergian dirimu
dan membiarkan dirinya mengisi ruang yang telah kau tinggal
tapi mengapa perasaan ini tetap saja membeku?
salah diriku kah?
dan diriku seolah menyambut dan menikmati
hubungan bersama dirinya
walaupun hati dan pikiran ini masih tertuju pada dirimu
dan untuk dirimu, tulus ini tetap terjaga direlung
entah sampai kapan?
dirimu terus saja berlalu
sementara diriku tetap disini
bukan untuk menanti dirimu
tapi biarkan rasa untuk dirimu memudar
tanpa memberi jarak antara diriku dan dirimu
melupakan dirimu adalah yang tersulit
meski waktu yang kita lalui hanya sekejap
tapi ternyata lebih sulit lagi bagi diriku
menerima kehadiran dirinya
mungkin memang salahku?
yang tak pernah mencoba hilangkan, lupakan, dirimu
namun inilah cara diriku merelakan kepergianmu
dengan menerima kehadiran dirimu
meski di situasi yang berbeda
dan kubiarkan diriku besama dirinya
sebab yang disenangi, disukai, dicintai
belumlah tentu terbaik bagi diri kita
dan sebaliknya
jika perasaan sedih, kecewa menghampirimu
yakinilah satu hal
bahwa yang pernah hadir dihidupmu dan torehkan luka
bukanlah orang yang pantas untuk temanimu
menjalani kehidupan hingga akhir