Hujan kemarin

Kemarin ku dengar
Kau ucap kata cinta
Seolah dunia
Bagai dimusim semi

Kau datang padaku
Membawa luka lama
Ku tak ingin seolah
Semua seperti dulu

Tak ingin lagi rasanya ku bercinta
Setelah ku rasa perih
Kegagalan ini membuat ku tak berdaya

Tak dapat lagi rasanya ku tersenyum
Setelah kau tinggal pergi
Biar ku sendiri tanpa hadirmu kini lagi

Hujan kemarin

Published with Blogger-droid v1.7.4

go away..plissss!!!

Belakangan ini jadi sering ingat kamu, kangen..
saya ndak pernah sekangen ini ke kamu sejak setahun yang lalu, sumpah ini yang terparah..
nah kalo gini jadi bingung sendiri kok bisa kangenin kamu lagi, sesak tau kalo ingat kamu,
jadi susah nafasnya, jadi pengen nangis mulu..
i hate this feel, really. Saya benci merasakannya.
Plis jangan hadir dibenakku lagi, go away..

Perasaan terakhir

Untuk kedua kalinya. Haruskah belajar dari kesalahannya yang pertama? Apa mungkin memberi kesempatan kedua merupakan sesuatu yang keliru? Semua manusia pernah salah dan tak mungkin bisa luput dari kesalahan tersebut. Menyesal? Pastinya, tapi semua telah terjadi dan tak mungkin bisa mengubahnya. Satu-satunya yang bisa dilakukan adalah mengambil hikmah dan memetik pelajaran dari segala kefatalan yang telah terjadi. Namun pada kenyataannya kita masih saja sering terjebak di lubang yang sama, bahkan kemungkinan akan terjebak dilubang yang lebih basar dan curam. Alih-alih memberi kesempatan kedua yang ada malah hanya memberi kesempatan untuk membuyarkan harapan-harapan tentang keindahan yang telah terpaksa ditanamkan dihidupkan dihadirkan dalam benak. Dan apakah dengan begitu juga harus menanamkan rasa benci? Justru dengan begini bisa membuka lebar-lebar mata untuk melihat keaslian dibalik topeng yang terkemas sempurna. Dan bersyukurlah aku tidak hidup dengan dirimu yang ternyata seorang yang jauh dari harapanku, seseorang yang memungkinkan akan menjadi mimpi buruk sepanjang hidupku.

Saat ini aku mencoba lebih menyelami perasaan yang menguap begitu saja, dan membuat rasa itu kini tak bisa begitu membenci juga tak bisa begitu menyukai dirimu lagi. Aku hanya bisa mengenangmu dengan perasaan terakhir yang masih tersisa dan sebentar lagi akan habis terbawa angin.

Menjaga perasaan itu agar tetap indah
Mendengar kejujuran bahwa tak ada lagi rasa sayang. Jantungku serasa berhenti berdetak.

Aku, kau dan kenangan

Aku berusaha mengenangmu
membayangkan wajahmu
merasakan hangat dekapanmu
kecupan mesra dikeningku
arghhh ada apa denganku???
Ingatanku tak mampu
menerima hal tentangmu
tak ada lagi yang tersisa darimu
satu-satunya yang kutahu
bahwa aku pernah begitu mencintaimu