I love u mamah...

Selamat Ulang Tahun buat mama tercinta. Terima kasih atas semua kasih sayang yang tak henti mama beri untukku. Maafkan kalau saya masih sering membebanimu, menyusahkanmu bahkan menyakiti hatimu. Sampai saat ini saya belum bisa memberikan apapun untuk mama, belum bisa membalas kebaikan mama juga belum bisa menebus waktu dan tenaga yang telah mama beri untukku selama ini. Saat ini mungkin hanya doa ini yang bisa saya panjatkan untuk mama kepada Allah SWT.
Ya Allah,,
Jadikanlah tiap tetes air susu mama yang telah kami minum, sebagai peninggi derajat mama di sisi-MU.
Jadikanlah tiap tetes keringat yang mama curahkan demi mengurus kami, sebagai hijab yang akan menghalangi api neraka menyentuh kulitnya.
Jadikanlah tiap tetes air mata yang mama cucurkan demi mengkhawatirkan kami, sebagai pelipat ganda pahala dan amal-amal kebaikannya.
Jadikanlah setiap lantunan do’a yang mama panjatkan untuk kebahagiaan kami, sebagai penghapus segala dosa-dosa dan kesalahan mama.
Jadikanlah setiap rasa letih mama semasa mengurus kami, sebagai pembuka pintu-pintu surga.
Jadikanlah setiap rasa kantuk yang mama tahan demi menjaga kami dikala sakit, sebagai pengunci pintu-pintu neraka.
Jadikanlah setiap rasa sakit yang mama derita saat mengandung kami, sebagai peringan bebannya saat di padang mahsyar nanti.
Jadikanlah Ya Allah, setiap erangan kesakitan mama sewaktu melahirkan kami, sebagai kendaraan secepat kedipan mata
yang akan mama tumpangi saat melintasi Shirattal Mustaqim menuju Surga-MU kelak.
Ya Allah Pelindung seluruh makhluk, dalam kesedihan dan kelemahan yang kini kurasakan, dalam ketidakberdayaan yang kini meliputi diriku, dalam dosa-dosa yang memenuhi punggungku, kuadukan keperluanku ini dalam harap dan cemasku semoga Engkau kabulkan permohonanku.
Bismillahirrahmanirrahim
Rabbighfirli Waliwalidaya Warkhamhuma kamaa Rabbayani Saghira.
Rabbighfirli Waliwalidaya Warkhamhuma kamaa Rabbayani Saghira.
Rabbighfirli Waliwalidaya Warkhamhuma kamaa Rabbayani Saghira.
Wassalallahu ala Muhammad wa ala ali Muhammad, walhamdulillahi rabbil alamin.

Ya Allah

Ya Allah wajar bila kadang kami putus asa, sebab hidup ini memang berat dan ia bertambah berat, sebab kami tambah beratkan kehidupan kami karena kesalahan dan sikap kami.
Ya Allah wajar bila kadang kamu putus asa, sebab beban kami memang berat, tidak imbang dengan kemampuan dan kuasa kami.
Hanya kami kawatir ya Allah, bahwa keputusasan kami itu akan berlama-lama hingga semakin menjauhkan kami dari dirimu. Berilah motivasi buat kami, belailah kami dengan kasih sayangmu, dan kenalkanlah kemahakuasaan dan kebesaranmu kepada kami, sehingga kami bisa memanfatkan kemahaanmu dalam setiap situasi dan kondisi kami.

Down with the sickness

Aku lelah, lelah menapaki jalanan yang penuh kerikil ini. Lelah berharap untuk sampai ke tujuan. Lelah menanti suatu kepastian. Lelah yang berganti menjadi keputusasaan. Akankah kulanjutkan perjalananku? Ataukah berhenti sampai di sini? Keringat terus membanjiri sekujur tubuhku. Air mataku tak henti-hentinya mengalir. Seakan diri ini hanya menumpang jasad saja. Semangatku hilang, entah kemana. Kemarin, aku masih bisa bertahan. Karena yakin jalan yang kulalui adalah benar. Tapi kini setelah melihat teliti, sadarlah aku. Aku telah melakukan kekhilafan yang sangat besar. Aku merasakan sakitnya. Kadang jiwaku goncang, kadang menggigil sendirian.

Thanks!

Aku ingin malam ini rebahkan tubuhmu redupkan matamu
dan tidurlah yang nyenyak
dan bila esok pagi tiba sambutlah hari mu dengan cita dan cinta

Thanks brotha, be my best friend.
walaupun dirimu sempat menghadirkan getaran aneh di hatiku, tapi inilah cintaku, cinta yang tak mesti harus memilikimu.
i will always love you